Ponpes Rabiatul Adawiyah Resmi Beroperasi 

oleh -508 views

BATURAJA. .CJ Com – Peresmian (Ponpes) Rabiatul Adawiyah mulai resmi dimanfaatkan dan difungsikan sebagai wadah pendidikan Islam, meskipun sesungguhnya kegiatan belajar mengajar sudah dimulai sejak bulan Juli 2021 yang lalu. Plh Bupati OKU, Drs H Edward Candra, MH memukul gong dan gunting pita sebagai penandanya. Acaranya terpusat di Ponpes Rabiatul Adawiyah di Jl Ki Ratu Penghulu II, Kemelak, Kamis ( 16/12/2021) Baturaja Timur.

Dalam kesempatan ini Edward Candra Plh Bupati Oku yang mewakili Gubernur Sumsel minitip kan salam dari Gubernur Sumatera Selatan .H Herman Deru ,diri nya sebagai Gubernur tentunya sangat ingin sekali hadir dalam acara tersebut namun dirinya ada kegiatan lain di luar daerah

“Bapak Gunernur menghubungi saya melalui stafnya agar saya diminta mewakili beliau untuk acara ini .  Sebenarnya Pak Gubernur. H Herman Deru ingin hadir langsung namun karena ada agenda yang mengharuskan beliau hadir sehingga beliau belum bisa ke Ponpes ini. Pak Gubernur menitip salam kepada keluarga besar Ponpes Rabiatul Adawiyah,” ujar Plh

Edward mengapreasi kerja keras dari pihak Yayasan Ponpes Rabiatul Adawiyah Baturaja yang telah bekerja keras mendirikan lembaga pendidikan Islam. Pemerintah Kabupaten OKU merasa bangga dan terbantu dalam meningkat indeks pembangunan manusia. Khususnya mencetak generasi anak bangsa yang bukan hanya memiliki kecerdasan intelektual, namun juga memiliki pengetahuan agama Islam dan berakhlakul karimah.

BACA JUGA ;   HUT  PT.  Bank BPR Batujara Yang Ke 4 Berbagi Asih Bersama Yatim Piatu

“Selamat kepada pengurus Yayasan Ponpes Rabiatul Adawiyah terutama Ketua Dewan Pembina Yayasan Ibu Hj Sri Hartini, S.E., dan jajaran juga. Kita pemerintah daerah sangat terbantu dalam mencerdaskan anak bangsa, tidak hanya intelektual juga pengetahuan agama serta pendidikan akhlakul karimah,” lanjut Edward Candra.

Pondok pesantren juga kata Edward sangat membantu menciptakan keharmonisan hubungan antar umat beragama. Dan dengan ini juga beberapa waktu yang lalu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mendapatkan penghargaan dari Kementerian Agama RI, sebagai Tokoh Pelopor dan Penggerak Moderasi Beragama Sumsel. Penyerahan penghargaan oleh Sekjend Kementrian Agama RI, Prof. Nizar di Griya Agung, ( 7 /12/ 2021) dalam acara temu ramah tamah para tokoh agama Budha se Sumsel.

“Mari kita jaga kerukunan antar umat beragama ini dan salah satu faktor pendukungnya adalah pembinaan akhlak di berbagai pondok pesantren yang di OKU ini.”

Kepala Kantor Kementerian Agama OKU,  Drs. H. Ishak Putih, M.Si., mewakili Kakanwil Kemenag Sumsel, mengatakan pihaknya sangat terbantu dengan pendirikan Yayasan Ponpes Rabiatul Adawiyah.

Kemenag sangat terbantu dalam syiar Agama Islam dengan berdirinya Yayasan ini. Dan hari ini akan serahkan langsung izin operasional Ponpes terkait penyelenggaraan pendidikan Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Jadi kepada masyarakat jangan ragu lagi untuk menitipkan dan menyekolahkan anak anaknya di Ponpes Rabiatul Adawiyah ini,” himbau nya

BACA JUGA ;   Pengadilan Negeri Baturaja Naik Tingkat jadi Kelas I B

Dirinya menambahkan di Wil OKU ini ada 16 Ponpes termasuk Ponpes Rabiatul Adawiyah. Kemudian ada 16 MA termasuk 1 MA Negeri, 23 MTs termasuk 1 MTs Negeri.

“Untuk mendapatkan izin operasional Ponpes dan lembaga sekolahnya tidak lah mudah. Ada 10 persyaratan yang harus dipenuhi oleh pihak pengelola Ponpes. Artinya, dengan penyerahan surat izin operasional ini maka Ponpes Rabiatul Adawiyah sudah resmi dan sah,” Ujar Ishak

Ketua Dewan Pembina Yayasan Ponpes Rabiatul Adawiyah Hj. Sri Hartini, S.E., ketika menyampaikan sambutan merasa terharu. Setelah dua tahun berjuang bahu membahu sejak 2019, akhirnya berkat Rahmat Allah SWT dan bantuan doa dari seluruh wali siswa -siswi Ponpes Rabiatul Adawiyah mulai beroperasi dan sudah memulai proses belajar mengajar.

“Kami seluruh jajaran ponpes dan anak anak didik kita mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak, terutama jajaran Pemerintah Kabupaten OKU yang telah mendukung atas berdirinya Ponpes ini. Kepada Pak Plh Bupati OKU, H Edward Candra kami haturkan ucapan terima kasih telah hadir untuk meresmikan pengoperasian Ponpes ini,” kata nya

Lanjut Sri Hartini Ponpes Rabiatul Adawiyah , ini berdiri atas dorongan dan support gurunya H Suhaimi Yusuf, yang merupakan Mursyid Tariqoh Qodiriyah dan Naksabandiyah Majelis Pengajian Tolabul Ilmi Al Hanif Lampung.

BACA JUGA ;   Antisipasi Penyebaran Virus Covid -19 Pemkab Oku Menyediakan Bantuan Penyemprotan Gratis

Sri Hartini sambil menahan haru menceritakan kisah berdirinya Ponpes ini. “Alhamdulillah. Atas Rahmat Allah dan dorongan dari Bapak H Suhaimi Yusuf selaku guru saya, serta dukungan para jemaah pengajian Al Hanif baik dari Baturaja, Lampung dan Prabumulih bangunan ini bisa terwujud,” ujar Sri Hartini sembari menjelaskan nama Rabiatul Adawiyah terinspirasi dari seorang tokoh sufi wanita yang berjuang di jalan Allah SWT.

Selain peresmian Ponpes, pada hari yang sama juga Hj Sri Hartini selaku Ketua Dewan Pembina Yayasan Ponpes Rabiatul Adawiyah melantik Drs. M Bahori, M.M., sebagai Mudir/pimpinan Ponpes Rabiatul Adawiyah.

Kemudian, Ketua Yayasan Ponpes Rabiatul Adawiyah, dr Herlina melantik Drs. Amrullah, MM sebagai Kepsek MTs, dan Saadah, S.Pd., M.Si sebagai Kepsek MA.

Hadir dalam acara tersebut unsur Forkompinda, perwakilan Kodim 0403/OKU, perwakilan Polres OKU, Ketua MUI, Ketua KONI OKU, Kejaksaan, PN Baturaja, Anggota DPRD OKU, Perwakilan Ponpes, Asisten II dan III Setda OKU, Staf Ahli, Kepala OPD di lingkungan Pemkab OKU, Camat dan tokoh masyarakat OKU termasuk jemaah pengajian Tolabul Ilmi Al Hanif Lampung, Prabumulih dan Baturaja.

Malam harinya acara dilanjutkan Haul ke-5 berdirinya pengajian Tolabul Ilmi Al Hanif Kelas Baturaja Cabang Lampung. Pengajian dipimpin langsung oleh mursyid H Suhaimi Yusuf. ( Rd)

No More Posts Available.

No more pages to load.