Kejari OKU : Kepala Sekolah Harus Lebih Teransparan Dalam Mengelola Anggaran

oleh -913 views

 

Baturaja. CJ.Com – Kajaksaan Negeri Ogan Komring Ulu (OKU) melaksanakan penyuluhan hukum ( LUHKUM) di Sekolah Maderasah Islam Kabupaten OKU bertempat di Aula Simponi Senin (13/1 /20 )

Kegiatan ini dihadiri oleh Kajari Oku Bayu Pramesti SH. diwakili oleh Kasi intelijen nya Abu Nawas.SH ,Kepala Kementrian Agama diwakili oleh Hj.Yanuartini, S.PD.M.PD.I selaku kasi pedmad kementrian agama Kab OKU serta para kepala sekolah madrasah dan siswa siswi lainya.

BACA JUGA ;   Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis , Musrenbang Merupakan Salah Satu Rangkaian dalam Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Daerah

Kajari OKU Bayu Pramesti.SH melalui Kasi Intelijen Abu Nawas.SH dalam sambutanya menyampaikan tentang pengelolaan bantuan operasional sekolah maderasah tahun 2020 yang tertuang pada keputusan direktur jendral pendidikan islam NO.7330 tahun 2019 serta
Undang-Undang No 31 tahun 1999 Jo UU No.20 tahun 2001 tentang pemberatasan tindak pidana korupsi, Undang-Udang NO 19/2016 Tentang perubahan Undang-Undang NO 11 tahun 2008 Tentang ITE, dan Undang-Undang NO 35 thn 2014 tentang perubahan Undang-Undang NO 23 tahun 200 Tentang Perlindungan anak.

BACA JUGA ;   RUTAN BATURAJA TERIMA KUNJUNGAN OMBUDSMAN PROVINSI SUMSEL

Abu menutur kan dengan diadakan nya penyuluhan hukum (LUHKUM) ini bertujuan untuk mencegah dini pelanggaran hukum yang dilakukan kepala sekolah maderasah di Kabupaten Ogan Komring Ulu (OKU)

Dengan diadakan kegiatan penyuluhan dan bimtek ini kepala sekolah maderasah ” semoga guru dan kepala sekolah untuk lebih menjadi tenaga pendidik yang handal dan murid-murid nya agar terhindar dari jerat hukum, dan menjadi generasi muda yang berkualitas serta siap bersaing dalam tehnologi dan kemajuan jaman serta mewujud kan cita cita agar bisa menyong song hari depan yang cerah “Ujar nya

BACA JUGA ;   Dinilai Mampu Mengelola Usaha Perbankan Dengan Baik BPR OKU diganjar Penghargaan Nasional

Diminta buat seluruh kepala sekolah Di Kabupaten OKU Agar jangan main main dalam mengelola dana harus taat aturan, tepat guna, tepat sasaran, efektif, efisien dan teranseparan, ” tutup nya (RD)****

No More Posts Available.

No more pages to load.